Ayo Sehat dengan Berpola Hidup Sehat (Change Your Mind ; Preventive not Kurative)

Awalnya kemaren teman saya mengeluhkan tentang suaminya yang setiap pagi hari tangannya muncul bentol-bentol merah. Sebut saja teman saya namanya mba Dani. Menurut mba Dani sih seperti alergi.

Sampai suatu ketika saya jalan-jalan ke moll bareng mba Dani. Kami masuk ke sebuah toko yang menjajakan cemilan. Langsung aja mbak Dani membeli masing-masing seperempat sumpia isi udang super, chiki-chikian yang kayak cheetos, dan setoples kue semprong yang rasanya menurut saya manis tak terkira. But I like it too 🙂

Tiba-tiba saya teringat, loh kok katanya suaminya pagi-pagi tangannya gatal. Selalu sedia obat alergi. Mba Dani pernah cerita juga kalau suaminya alergi seafood. Nah!!! Itu kenapa dibeli kayak begituan. Jelas-jelas sumpia isinya udang. Terus dia pilih yang super lagi. Eaaa…. belom betapa sehatnya makan chiki-chikian yang warnanya ajah serem banget, belom penyedap rasa, dan pengawetnya. Hadewh.

Terkadang saya suka bingung sama mereka yang sadar punya penyakit tapi orientasinya masih kuratif. Maksudnya masih berpikir, selama masih ada obatnya ya buat apa menjaga. Alergi toh ada obatnya. Bisa dibeli bebas di apotek atau warung obat terdekat. Ngapain pusing harus dilarang gak makan ini itu.

Pola pikir yang seperti itu yang sebenarnya harus di rubah segera. Kenapa sih gak mikir kan kalo kita gak sakit enak. Kalo gak harus beli obat enak. Daripada mahal-mahal ngabisin duit buat beli obat kan enkaan lo beli buah yang rasanya enak dan dapat bonus sehat.

Mba dani itu higienisnya bukan main. Hand sanitizer mungkin selalu ada dalam tasnya kemanapun dia pergi. Tapi yang saya heran dia mudah banget sakit. Keluhannya yang hampir sering terdengar itu kayak sakit kepala, maag, terus alergi. Badannya terbilang sehat dan agak gemuk. Tapi kok lemah ya. Maksudnya boleh dibilang setiap bulan ada dimana dia ke dokter untuk minta surat izin sakit gak masuk kantor satu sampai dua hari.

Lucu lagi ada teman masih seruangan. Beliau divonis penyakit diabetes. Dari fisik sih kelihatan memang gemuk. Tapi pernah saya pergokin, jam dua siang beliau lagi ngemil biskuit yang ada cream strawberry nya yang pasti manis sama permen kopiko, terus abis makan siang doi juga ngopi. Kopinya kopi instan seduhan yang pasti mengandung pemanis buatan dan pengawet. Bilangnya white cofee mah aman…Miris banget yah.

Ada gak sih bertanya mengapa saya sakit? Apa yang salah yang dengan kebiasaan-kebiasaan saya. Tubuh berhak medapatkan yang bagus-bagus. Kalau yang masuk ke dalam tubuh yang gak bagus. Otomatis tubuh akan berteriak dan mengluarkan gejala-gejala pusing, batuk pilek, badan meriang, alergi. Itu semua bentuk pertahanan tubuh karena dia mendapatkan asupan-asupan yang menurut dia salah.

Coba deh belajar makan sehat di waktu yang tepat juga. Belajar bergaya hidup sehat, dengan lebih dekat dengan alam. Banyak makan buah dan sayur. Mengurangi makanan yang kira-kira tidak dibutuhkan oleh tubuh. Emang sih biasanya makanan-makanan seprti itu enak banget. Tapi tetap boleh kok. Rekreasional ajah tapinya. Hasilnya lihat ajah nanti. Hidup terasa lebih enak dan dinikmati. Gak melulu mengeluh sedikit-sedikit pusing, mual, perut perih, badan meriang, dsb nya.

Buat saya sih sakit itu gak ada enaknya sama sekali. Terakhir sakit yang lumayan bikin saya menderita adalah diare. Waktu itu abis dinas keluar kota dan makan lalapan. Mungkin pihak hotelnya kurang bersih ya. Kenapa saya menyalahkan pihak hotel. Karena yang diare bukan saya doang. Ada tiga orang lainnya teman di kantor merasakan penderitaan yang sama. Sakit yang saya hadapi palingan sakit ringan ajah. Sehabis makan kentang goreng pedas tenggorokkan langsung protes. Habis makan ayam saus padang langsung kebelakang tapi Cuma sekali ajah kok. Alarm tubuh bekerja dengan tepat. Andalan saya bukan lagi obat2an ini itu. Cuma minyak aroma terapi dan minyak kayu putih aja yang selalu kubawa. Maklum gak tahan dingin. Tipis banget badannya. Hiihihi.

Bersambung ke episode Diare oh Diare…

12 Februari 2014, my lovely kantor….pretttt

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s