Upacara Sumpah Pemuda dengan Bu Menteri Terbaru…

Seusai Upacara Bu Menteri berfoto bersama petugas upacara dari P2Pl dan KKP Tanjung Priuk
Seusai Upacara Bu Menteri berfoto bersama petugas upacara dari P2Pl dan KKP Tanjung Priuk

Semangat Sumpah Pemuda…. 28 Oktober 1928

Setelah sehari sebelumnya Presiden Joko Widodo melantik para pembantunya di Istana, hari ini tanggal 28 Oktober 2014 memperingati hari Sumpah Pemuda. Seperti di kantor-kantor pemerintahan lainnya. Kantor gw juga pastinya melaksanakan upacara bendera.

Upacara kali ini terasa beda. Iyah beda karena tentu saja dengan bu Menteri yang baru. Ibu Nila Djuwita Anfasa Moeloek. Waw..gw penasaran banget sama Ibu yang satu ini. Cerita teman-teman yang udah lama disini, beliau bukanlah orang baru. Sang suami, Bapak Farid A. Moeloek pernah menjabat sebagai Menteri Kesehatan di era kabinet Reformasi Pembangunan. Sebagai isteri yang baik, beliau pun aktif di Dharma wanita Kemenkes. Meski tidak lama, tetapi Beliau banyak meninggalkan kenangan manis disini. Itu dia makanya gw penasaran sangat sama ini Ibu. Jiwa sosialnya tinggi, tidak haus akan materi, dan selalu ingin bermanfaat buat orang banyak. Buat staf di Kemenkes ataupun masyarakat yang kesusahan. Wanita keturunan Minangkabau kelahiran 65 tahun lalu ini terlihat sangat ke Ibuan, cantik sekali.

Di era SBY, beliau hampir saja diangkat menjadi menteri, tetapi akhirnya tidak jadi, jadinya Almh. Ibu Endang. Tapi jalan Allah memang luar biasa, akhirnya beliau sekarang berkantor disini juga, iya di Kemenkes.

Oke baiklah, mari kita lihat kayak apa sosok bu Nila ini yah,.. Apakah beliau bisa meninggalkan kesan yang bagus pada pandangan pertama??? syahilahhh…

Setelah beliau membacakan naskah teks pidato Menpora dalam rangka hari Sumpah Pemuda,  beliau pun menahan mic nya dan memperkenalkan diri… dan setelah gw menyeka air mata, gw mengeluarkan hape buat nge twitt kata-kata si Ibu pas sambutan, smape-sampe berdoa pun jadi gak khusuk. Iyah sumpah deh gw terharu banget sama sambutan perkenalannya Ibu ini.

Nih isi twitt gw tadi pagi :

Katakanlah gw lebay, tapi terharu bingits sama pidato nya bu menkes baru ini *sekaairmata*

Mari bekerja bukan untuk saya, bukan untuk anda… tapi untuk masyarakat yg belum merasakan kemerdekaan dalam kesehatan

“Maaf saya pakai tenda sedangkan kalian kepanasan. Ini ketidakadilan…” tetiba dong awan menaungi dan adem…

Sambutan pertama menkes, tanpa teks setelah bacain sambutan teks dari menpora. Memperkenalkan diri dan menyemangati

Semenjak gw disini, baru menteri in yg begini. Yg kemaren2, datar, adem, seringnya interaksi ngomelin peserta gak rapih

Keren kan bu Menteri gw, kalo gini gw mah mau dah rajin Upacara, demi menanti kata2nya yang penuh semangat. Hehehehe, eh tapi semoga jangan kata-kata aja ya bu, semoga disini kita bisa sama-sama benar2 bekerja buat masyarakat Indonesia, bukan buat Ibu bukan buat kami para staf tapi buat masyarakat Indonesia yang belum merdeka di bidang kesehatan. Mari bu Nila, apalagi Ibu juga pernah bilang mau fokus di ibdang pencegahan. Ibu saya setuju banget. Sebagai utusan MDGS Ibu tentunya tauk banget usaha2 apa saja yang harus kita lakukan untuk bangsa ini.

Selamat bekerja Ibu Nila… dengan semangat Sumpah Pemuda mari bekerja untuk Indonesia…

Kantorku 28 Oktober 2014 jam 16:41

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s