Bersyukur…

Sudah seminggu terakhir naik KRL ke kantor masyaallah penuhnya bikin pengen nangis banget. Ya tapi mau gimana lagi, kendaraan itu yang paling memungkinkan membawaku sampai di kantor dengan waktu yang paling singkat sekarang ini. Meski ya tetap aja telat sampai kantor.

Bukan, bukan karena ada Azzam. Ya sayanya ajah sih yang salah. Padahal tiap hari bangun jam 4 pagi, biasanya langsung masak air bukan bikin aor lemon, masak buat Azzam, potong buah, packing yang mau dibawa, kemudian mandi, sholat, sampai Azzam bangun, dan biasanya kami selesai jam 5:30-06:00. Selesai semua kami langsung ke Bintara buat taruh Azzam di rumah Ibu.

Balik mau cerita di KRL. Naik kereta jam 07:00 itu ya butuh perjuangan banget. Kondisi kereta yang tiba di Cakung sudah penuh. Begitu masuk, ada suara, “Ada yang gak hamil?” gak ada yang jawab. Ya Allah bangku prioritas 6 sudah penuh dengan Ibu-ibu hamil. Lagi musim hamil apa gimana sih? Ya ampun gimana ibu itu dong.

“Sebelah sana aja bu.” sahutan dari beberapa penumpang terdengar. Duh mau gerak aja susah, ini lagi nyari kursi. Ya tapi akhirnya selalu ada sih yang kasih. Hehehehe.

Ingatan saya terbang ke tahun 2018 awal hingga pertengahan. Iya apalagi kalo bukan pas hamil Azzam. Allah kok sayang banget ya sama saya. Kayaknya tahu banget buat kami yang ya selain nunggunya lama, buat hamil pakai program juga, ya pas aja hamil pas lagi kuliah. Kuliah paling banyak seminggu tiga kali ke kampus. Zaki juga baru pindah kerja dan kantornya belom sibuk banget. Jadilah setiap ke kampus diantar jemput. Pokoknya kemana-mana diantar deh. How lucky I am hehehe. Ya tapi pas anaknya sudah lahir aku kembali menjadi wonder woman, huft…

Ya udah pengen cerita itu ajah. bersyukur ceritanya. Allah memang paling tahu kapan waktunya ya? Tapi abis itu turun kereta susah cari gojek, hujan, telat ke kantor dan kemudian marah-marah lagi wa Zaki. Hahahahha… ya namanya manusia. Wkwkwkkwk. Postingan yang sangat berfaedah kan??? :))))

 

One thought on “Bersyukur…

  1. i can relate.
    Hahaha.
    Berkaca dari sisi yang ngasih duduk ke Ibu hamil.
    Duh, baru juga duduk. Ini juga perjuangan. Duduknya pun di kursi non prioritas. duh, pengen tidur. ehtapi, akukan gatau rasanya jadi bu hamil.
    Berujung pada niat, keknya nanti kalo ku hamil dan masih naik krl, ku akan bawa banyak cokelat. dan kuberikan pada setiap orang yang memberikan ku kursi untuk duduk. :’D
    Semangat, karena semua orang menuju Jakarta dengan krl dengan niatan yang sama. Berjuang untuk hidup :’)

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s